Sop Warna Fiber Optic & Bagiannya
Urutan warna dalam serat optik (fiber optic)

biasanya merujuk pada tata letak warna dalam kabel serat optik, yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi dan menghubungkan serat optik yang sesuai di kedua ujung kabel. Umumnya, serat optik memiliki dua jenis utama: serat optik multimode dan serat optik single mode. Di bawah ini adalah urutan warna yang umum digunakan dalam serat optik:

 1. Serat Optik Multimode:

Serat Core (Inti Serat): Biasanya berwarna kuning atau oranye.
Serat Cladding (Lapisan Pelindung): Biasanya berwarna biru atau ungu.
Catatan: Serat multimode biasanya digunakan untuk jarak pendek dan memiliki diameter core yang lebih besar, sehingga dapat mengirimkan banyak mode cahaya sekaligus.

 2. Serat Optik Single Mode:

Serat Core (Inti Serat): Biasanya berwarna biru atau hijau.
Serat Cladding (Lapisan Pelindung): Biasanya berwarna kuning atau oranye.
Catatan: Serat single mode digunakan untuk jarak yang lebih jauh dan memiliki diameter core yang lebih kecil, sehingga hanya mengizinkan satu mode cahaya untuk melewati serat.

Urutan warna dalam serat optik biasanya mengacu pada warna lapisan pelindung yang melapisi inti serat optik.

Ini adalah informasi yang lebih spesifik untuk mengidentifikasi serat optik dalam kabel. Berikut adalah urutan warna yang umum digunakan dalam serat optik:
 1. Inti Serat (Core): Biasanya berwarna biru, hijau, atau kuning
Lapisan Pelindung Pertama (Primary Buffer Layer): Biasanya berwarna oranye, merah, atau merah muda.
 2. Lapisan Pelindung Kedua (Secondary Buffer Layer): Biasanya berwarna biru muda atau biru gelap.
3. Lapisan Pelindung Ketiga (Tertiary Buffer Layer): Jika ada, dapat berwarna hijau muda atau ungu.
Namun, perlu diingat bahwa warna lapisan pelindung dapat bervariasi tergantung pada standar industri dan produsen kabel. Jadi, selalu penting untuk memeriksa panduan dan spesifikasi produsen tertentu ketika Anda bekerja dengan serat optik untuk memastikan bahwa Anda memiliki pemahaman yang akurat tentang urutan warna yang digunakan dalam kabel serat optik tersebut.

Urutan warna kabel fiber optik 12 core

Agar lebih mudah dalam menghafal bisa menggunakan kata kunci "BOHCAP MEHIKUVIPITOS"
masing masing tube berisi 12 fiber core yang dimulai dari warna biru sampai dengan toska, dan setiap kabel maksimum berisi 12 tube, sehingga total dalam satu kabel maksimum berisi 144 fiber atau core. ini tergantung spesifikasi jumlah core pada masing masing kabel.
Suatu kabel Fiber Optik dengan 12 Tube dan setiap tube berisi 12 Fiber Optik, maka warna dan urutan core atau fiber optik adalah sebagai berikut:
Misalkan kita ingin membaca kapasitas kabel 24 core maka urutan kabel sesuai dengan yang di pakai saat ini pada waktu artikel ini di tulis adalah sebagai berikut :
1 =biru dalam, 2 = oren dalam, 3 = hijau dalam, 
4 = coklat dalam, 5 = abu abu dalam, 6 = putih dalam
7 = merah dalam, 8 = hitam dalam, 9 = kuning dalam,
10 = ungu dalam, 11 = biru luar, 12 = oren luar
13 = hijau luar, 14 = coklat luar, 15 = abu abu luar,
16 = putih luar, 17 = merah luar,18 = hitam luar 
19 = kuning luar, 20 = ungu luar, 21 = Pink luar,
22 = tosca luar, 23 = gold luar, 24 = Silver  luar 
Terus bagaimana kalau kabelnya cuman ada 12 core aja. Gampang. Pada core ke 11 warna tetap pink begitu pula yang 12 juga ikut menjadi tosca. 
Misalkan anda ditanya urutan core ke 59, apa warna tube dan apa warna corenya, maka jawabnya
sesuai tabel Tubenya berwarna abu abu dan corenya berwarna pink.
Kalau menggunakan perhitungan matematis, sebagai berikut
Tube = 59 : 12 = 4, 999 setiap 4,... atau 4 lebih maka dibulatkan menjadi 5.
warna ke 5 adalah Abu Abu.
Core/Fiber 59 : 12 = 4 sisa 11, maka warna ke 11 adalah Pink.
Misalkan anda ditanya jika Tube berwarna Merah, dan warna Core/Fiber warna orange. 
a. Merah adalah warna ke 7, maka 7-1=6 dan 6 x 12 =72.
b. Orange adalah warna ke 2.
Maka core / fiber tersebut adalah urutan yang ke 72 + 2 = 74.



Sign in to leave a comment
Solusi Secure SD-WAN (Software Defined Wide Area Network)